Kalimantan Selatan

Ringkasan Provinsi​

Ibukota

Banjarbaru

Industri utama

Pertambangan


Informasi Pasar

Memasok (-)

hide

0

Heads

Impor (-)
Ternak

0

Heads

Ekspor (-)
Ternak

0

Heads

Ukuran (-)
Pasar

0

Tons

Penggemukan ESCAS
di Provinsi (-)

0

Feedlot

Rumah potong ESCAS
di Provinsi (-)

0

Abattoirs

Pemanfaatan Lahan (Ha)

Infrastruktur Pelabuhan

Pelabuhan untuk Sapi

-

Rute Tol Laut

Tidak tersedia

Waktu bongkar muat (Hari)

Regulasi dan Insentif

-

Feed

Feed Production

Support Systems


Breeding

Cattle
Import

Breeding


Fattening

Fattening


Trading

Cattle
Collector

Interprovince
Trader

External
Market


Processing

Abattoir

Processing


Sektor kuat

Sektor lemah


Gambaran Provinsi

  • Kalimantan Selatan memiliki pertumbuhan ekonomi sekitar 11.6% CAGR selama tiga tahun terakhir, lebih tinggi sebesar  1.9%  di atas rata-rata pertumbuhan nasional (Nasional: 9.7%).
  • Pelabuhan utama terletak di Banjarmasin dimana pelabuhan ini telah menangani kegiatan inbound dan outbound sapi potong.
  • Kalimantan Selatan memiliki lokasi yang strategis karena berdampingan langsung dengan Kalimantan Timur. Kalimantan Timur menjadi Ibu kota baru Indonesia yang sedang dikembangkan pada provinsi Kalimantan Timur sesuai RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) 2020-2024.
  • Kalimantan Selatan menjadikan sapi calon indukan dan sapi bakalan sebagai input produksi baik usaha pembiakan maupun penggemukan. Pasokan sapi yang ada di Kalimantan Selatan berasal dari produksi peternakan lokal dan luar provinsi yakni NTT, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.

Data Real-Time Harga Daging Sapi di Tiap Provinsi

SIMPONI-Ternak adalah perangkat digital yang dikembangkan oleh Kementerian Pertanian RI untuk menjawab tingginya kebutuhan akan informasi pasar, yang mencakup harga real-time untuk beberapa komoditas peternakan di setiap provinsi. Untuk harga daging sapi real-time di setiap provinsi, silakan klik tombol di sebelah kanan.


Data Makro Provinsi

Kalimantan Selatan PDRB (miliar USD)

Pilih mata uang

Pilih legenda untuk menyembunyikan data

populasi Kalimantan Selatan (ribu)

UMR Kalimantan Selatan (USD)

populasi sapi Kalimantan Selatan (ekor)

Pertimbangan Investasi​




Cerita dari Lapangan

Cerita Keberhasilan

  • Field Visit “Revitalisasi Pastura Untuk Perbanyakan Sapi Pedaging” Di Kalimantan Selatan

    Center for Tropical Animal Studies (CENTRAS) IPB University dengan dukungan SISKA Supporting Program Indonesia-Australia Red Meat Cattle Partnership (SSP-IARMCP) melaksanakan Field Visit ke lokasi praktik terbaik SISKA, PT Simbiosis Karya Agroindustri (SISKA Ranch) di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

    Lebih lanjut
  • Implementasi SISKA: Menciptakan Kemitraan Saling Menguntungkan antara Peternak dan Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit

    SISKA merupakan model inovatif yang mempertemukan perusahaan dan peternak kecil untuk membentuk kemitraan komersial (klaster) yang saling menguntungkan untuk mengelola ternak di perkebunan kelapa sawit.

    Lebih lanjut

Model Bisnis yang Tersedia


Jumlah Feedlot Komersial

3

Jumlah Breedlot Komersial

0

Jumlah Smallholder

28.371

Kalimantan Selatan memiliki sektor pembibitan sapi yang sudah cukup maju. Sebagai provinsi yang fokus pada industri perkebunan kelapa sawit, Kalimantan Selatan memiliki potensi yang tinggi untuk pengembangan lebih lanjut dalam pembentukan model pembibitan SISKA.

Definisi

  1. Feedlot komersial adalah badan usaha resmi dengan tujuan meningkatkan berat badan dari sapi potong (BPS, Statistik Perusahaan Peternakan – Ternak Besar dan Ternak Kecil 2022).
  2. Breedlot komersial adalah badan usaha resmi yang fokus pada membesarkan sapi potong untuk memproduksi sapi-sapi baru dengan sifat yang menyerupai indukannya (BPS, Statistik Perusahaan Peternakan – Ternak Besar dan Ternak Kecil 2022).
  3. Smallholders atau peternakan rakyat adalah usaha sapi potong skala kecil, umumnya dikelola rumah tangga, dengan jumlah kawanan ternak yang beragam. Peternakan rakyat di Indonesia umumnya mengelola 2 sampai 5 sapi potong per usaha, namun bisa menjadi sebanyak 20 ke 50 sapi potong per badan usaha pada daerah-daerah dimana peternakan sapi potong merupakan mata pencaharian utama penduduknya, seperti NTB dan NTT (BPS STU 2014)

Berikut model bisnis yang tersedia